Sabtu, 29 Februari 2020

BLOGGER : INI APHUAAA??!


Jadi, aku punya tahilalat. Cukup banyak. Salahsatunya di bahu. Agak gedek dan berbulu. Apalagi yang ada di dada.

Eh, itu puting ya.
Maap salah. Kirain itu tahilalat.

Tahilalatku juga ada lagi di tangan sebelah kiri. Ada tiga. Membentuk kayak segitiga bermuda gitu. Bukan segitiga biru. Emangnya tepung.

Dan, aku baru ngeh kemarin malam, ada tahilalat tumbuh di daerah leherku. Pas dibawah jakun. ( Eh, Lucinta Luna punya jakun kan? )

Parahnya, itu tahilalat sebelum2nya enggak ada, tapi mendadak ada.
Aku jadi takut.

Dibilang kutil, enggak timbul. Panu, kadas, kurap, aku rajin mandi. Ya seenggaknya walaupun cuma pagi doang. Tapi bersih loh ya. Wangi lagi.

Wangi sampah di pasar2 aja kalah.

Berikut fotonya. ( bukan foto pasar. )



Serem enggak tuh.
Dibilang c*p4n6, aku mah masih polos. Belum ternodai. Kan Mandinya pake Daia dan Sunlight selalu. Bersih dari noda dan lemak yang membandel.

Aku beneran, jadi takut.
Karena aku pernah baca sebuah artikel, lupa Dimana dan apa webnya. Tanda2 40 hari sebelom seseorang akan meninggal, salahduanya tidak bisa melihat bayangannya sendiri dan tumbuh sebuah tanda di anggota tubuh. Apakah ini tanda tersebut?

Kalo emang benar, aku mau minta maap ke kalian. Mungkin agak lebay ya kelihatannya.

Aku mau minta maap, uang enggak. Karena aku tau kalian yang udah kerja belon gajian. Tanggal tua kan. Aku pun sama.

Aku mungkin ada salah2 kata, pernah pesimis dan pernah berhenti beberapa kali menulis hanya karena hal selepe. Sepele dan selepe sama aja deng kayaknya.

Sampaikan juga maapku pada orangtua, adik2ku, keluargaku, dan mantan2ku. Tapi kalo kalian ternyata mantanku, baik itu mantan pacar, mantan majikan, mantan istri dan mantan suami, aku tau aku salah. Karena aku laki2. Aku salah.

Udh itu aja.

Btw, ini bukan panu deh kayaknya. Warnanya bukan putih. Kalo dikasih bayclin, bakalan jadi panu enggak nih?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar